Authentic Indonesian Modeof Individual Minds

Brand · Bisnis

Shopify untuk Website E-Commerce Brand

Kenapa saya membangun ulang toko sendiri di luar lokapasar pada 2023, berapa biayanya, dan apa yang harus disiapkan.

Halaman muka Shopify dengan contoh tiga toko yang dibangun di atasnya.
Penulis
Abdurrahim
Terbit
23 Desember 2023
Durasi
8 menit baca
Bagikan

Setelah pandemi, penjualan lewat situs toko sendiri tidak lagi secerah sebelumnya, setidaknya di Indonesia. Tokopedia, Shopee, Lazada, lalu TikTok Shop membuat belanja jadi begitu mudah sehingga hampir tidak ada alasan bagi pembeli untuk keluar dari sana.

Beda e-commerce dan lokapasar (marketplace)

Dua istilah ini sering tertukar, padahal bedanya menentukan siapa yang memegang kendali.

E-commerce adalah metode dagang yang dilakukan secara online, mulai dari penjualan, pembelian, hingga promosi. Namun perlu diingat, e-commerce hanya menjual produk dari website itu sendiri. Marketplace adalah sebuah website yang menghubungkan seorang penjual dengan pembeli melalui internet. Berbeda dengan e-commerce, marketplace hanya menyediakan platform untuk transaksi online dan fasilitas pembayaran.

Dewaweb

Jadi di lokapasar kita menyewa lapak di pasar milik orang lain. Di situs sendiri, pasarnya kita yang punya, lengkap dengan kewajiban mendatangkan pengunjungnya sendiri. Alat untuk membangun yang kedua ada beberapa, termasuk membangunnya sendiri dengan AI: WooCommerce, Shopify, Squarespace, Wix, BigCommerce.

Alternatif dari lokapasar

Bukan rahasia bahwa lokapasar punya daya tarik yang kuat buat pembeli. Gratis ongkir, cashback, diskon saat siaran langsung, semuanya membuat orang terbiasa belanja di situ dan tidak di tempat lain.

Bagi penjual, kehadiran lokapasar jadi dua sisi mata uang. Ia terbukti menaikkan penjualan, tapi dalam jangka panjang menggerus pendapatan: komisinya naik tiap tahun, iklannya jadi keharusan, dan persaingan harganya tidak masuk akal.

Ditambah satu hal lagi. Media sosial yang dulu jadi jalan menuju situs sendiri sekarang makin sulit diandalkan; jangkauan unggahan turun terus, dan mengajak orang keluar dari aplikasi makin mahal. Jadi brand kecil terjepit di dua sisi sekaligus.

Alasan ini belum tentu sama untuk semua orang, tapi buat saya cukup untuk menyiapkan tempat kedua. Bukan berarti berhenti berjualan di lokapasar, karena pembelinya memang ada di situ; yang dicari satu tempat lain yang syaratnya tidak bisa diubah sepihak. Awal Agustus 2023 saya membangun ulang situs toko di Shopify, dengan tujuan yang berbeda dari sekadar menambah penjualan: menaikkan loyalitas dan pembelian berulang. Di tengah perang harga, brand yang memilih kualitas daripada kuantitas memang sulit menang di lokapasar, karena biaya produksinya lebih tinggi sejak awal.

Kenapa Shopify

Setelah bertahun-tahun mencoba WordPress, Squarespace, dan Plugo, Shopify tetap yang paling enak untuk toko online. Desainnya lebih rapi, membangunnya lebih cepat, dan sambungannya ke aplikasi tambahan paling banyak, termasuk aplikasi yang mengubah situsnya jadi aplikasi ponsel.

Kekurangannya satu, dan cukup besar: kalau banyak memasang aplikasi berbayar, totalnya bisa lebih mahal daripada membangun di tempat lain.

Biayanya

Akhir 2023, paket Basic sekitar 25 dolar sebulan, atau sekitar 19 dolar sebulan kalau membayar setahun di muka. Waktu itu kira-kira Rp380 ribu sebulan, belum termasuk pajak. Untuk yang baru mulai atau belum banyak penjualan lewat situs sendiri, Basic sudah cukup.

Yang sering luput dihitung tiga hal berikutnya.

  • Aplikasi tambahan. Banyak yang gratis, tapi yang penting biasanya berlangganan. Gerbang pembayaran misalnya, yang di sini umumnya memakai Xendit.
  • Ongkos kirim otomatis. Biteship atau J&T bisa disambungkan supaya tarif kirim dan nomor resi muncul sendiri di situs, tanpa dihitung manual satu per satu.
  • Komisi transaksi. Di paket Basic, Shopify memungut 2 persen dari tiap transaksi yang berhasil, karena kita memakai gerbang pembayaran dari luar. Shopify Payments, yang membebaskan potongan itu, belum tersedia di Indonesia, jadi di sini potongannya tidak bisa dihindari.

Dua persen itu memang mengurangi laba dan jadi pertimbangan utama kebanyakan pengguna Shopify di sini. Tapi ia tetap jauh lebih kecil daripada komisi berjualan di lokapasar, dan yang lebih penting, angkanya tidak bisa dinaikkan sepihak oleh siapa pun yang juga menjual barang serupa.

Yang perlu disiapkan sejak awal

Pindah ke situs sendiri bukan memindahkan toko, melainkan mengambil alih satu pekerjaan yang selama ini dikerjakan lokapasar, yaitu mendatangkan pengunjung. Itu yang harus disiapkan sebelum berlangganan, bukan sesudah.

Daftar pelanggan yang bisa dihubungi langsung, entah lewat surel atau pesan, jadi modal yang paling berharga. Setelah itu baru urusan kurir: pilihannya dan cara memilihnya saya tulis terpisah di 15 Jasa Pengiriman Terpopuler di Indonesia.

Tulisan berikutnya