Authentic Indonesian Modeof Individual Minds

Rekomendasi

7 Marketplace Untuk Usaha Online Shop Terlaris Paling Direkomendasikan

Lima marketplace dibahas satu per satu, lengkap dengan yang bagus dan yang kurang dari masing-masing, ditambah dua yang peminatnya menipis tapi peluangnya belum habis.

Penulis
Abdurrahim
Terbit
29 Februari 2024
Durasi
12 menit baca
Bagikan

Jumlah wirausahawan di Indonesia terus bertambah karena sekarang jual beli secara online jauh lebih mudah. Ini memudahkan orang memulai usaha online shop, membantu menaikkan penjualan, sekaligus memudahkan pembeli bertransaksi tanpa harus datang ke toko.

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia. Kesempatan menjadi pengusaha online karenanya sangat besar. Tidak heran banyak startup menawarkan platform bagi penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara praktis lewat ponsel.

Sebelum jauh, ada baiknya membedakan dulu tiga istilah yang sering tertukar. E-commerce merujuk pada usaha yang menjual produk atau jasa secara online lewat situs resminya sendiri. Marketplace adalah platform yang menyediakan tempat bagi penjual untuk menjual produknya kepada pembeli, contohnya Tokopedia dan Shopee. Online shop adalah usaha kecil yang menjual produknya secara online lewat situs atau media sosial.

Kalau diperhatikan, kehadiran marketplace di Indonesia sampai 2018 begitu menarik bagi pengusaha untuk ikut meramaikan pasar online. Namun persaingannya makin ketat, dan yang menang adalah pemilik dana besar dengan promosi yang menggiurkan. Tidak heran sejak masa pandemi sampai sekarang hanya beberapa marketplace yang bertahan.

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pun dituntut melek digital dan mulai menjual produknya secara online, salah satunya lewat marketplace. Ketidakpastian ekonomi memaksa pengusaha maupun marketplace berupaya bertahan sekaligus melangkah jadi yang terdepan.

Berikut 7 platform usaha online shop di marketplace yang paling direkomendasikan untuk menaikkan penjualan dan mengembangkan usaha. Lima yang pertama dibahas satu per satu.

MarketplacePeringkat
Shopee4,5
Tokopedia4,0
Lazada3,5
TikTok Shop3,5
Zalora3,5
Penilaian penulis dengan skala 1 sampai 5, berdasarkan pengalaman berjualan di kelimanya.

01Shopee

Siapa sangka marketplace asal Singapura yang hadir di Indonesia sejak 2015 dengan tagline “Online Shopping No. 1” ini mampu menggoyahkan persaingan. Matahari dan Elevenia terpaksa menutup platformnya, dan posisi Tokopedia sebagai mal online terpopuler pun tergeser.

Kehadirannya menandai perubahan besar dalam industri e-commerce di Indonesia. Dengan strategi pemasaran yang agresif serta berbagai program diskon dan promosi, mereka berhasil memikat hati konsumen tanah air. Dengan produk yang beragam, mulai dari fashion, kecantikan, elektronik, hingga kebutuhan sehari-hari, mereka jadi tujuan utama belanja online bagi jutaan orang di Indonesia.

Keunggulannya bukan hanya pada keragaman produk, tapi juga pada pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan transaksi yang aman. Dengan berinovasi terus-menerus dan mendengarkan kebutuhan konsumen, mereka berhasil mempertahankan posisinya sebagai “Online Shopping No. 1” di hati masyarakat Indonesia.

Perubahan yang dibawanya menggambarkan betapa cepat persaingan di dunia e-commerce bisa berbalik, dan betapa besar pengaruh konsumen dalam menentukan siapa pemimpin pasar berikutnya. Situsnya shopee.co.id.

Pro

  • Trafik pengunjungnya paling banyak di Indonesia dibanding marketplace lain, dan jadi aplikasi urutan pertama untuk kategori belanja di Android.
  • Pengunjungnya sangat beragam, dari berbagai latar belakang sosial.
  • Kemudahan belanjanya sudah terbukti.
  • Promosinya menarik, dengan gratis ongkir dan promo saat live shopping yang konsisten.
  • Termasuk super app: belanja, Sea Bank, permainan, kurir Shopee Xpress, sampai layanan pengiriman makanan, semuanya di satu tempat.
  • Penarikan dana termasuk cepat dan bisa lewat beberapa pilihan bank.
  • Desain tokonya lebih mudah diatur dan lebih lengkap dibanding marketplace lain.
  • Mengelola pesanan sangat mudah.
  • Laporan penjualannya lengkap dan mudah dipahami.
  • Fitur iklannya lengkap dan mudah dioptimasi, dan CPAS Shopee termasuk yang paling efektif.

Kontra

  • Pencairan dana menunggu barang sampai, dan proses pemindahan ke saldo Shopee tidak secepat Tokopedia.
  • Total komisinya besar untuk star seller dan official seller.
  • Persaingan harga jadi tidak sehat untuk sebagian produk, karena program diskonnya sangat diminati.

02Tokopedia

Tokopedia adalah platform e-commerce asal Indonesia yang berdiri pada 2009 dan termasuk paling populer di Indonesia, bersaing dengan Shopee. Dengan reputasi sebagai tempat jual beli online yang aman, nyaman, dan lengkap dengan rentang harga yang luas, Tokopedia berhasil menjadi salah satu mal online terbesar di Indonesia.

Keragaman produknya juga menjadikannya pilihan utama bagi yang ingin berbelanja online. Mulai dari fashion, elektronik, kebutuhan sehari-hari, hingga produk unik buatan lokal, Tokopedia memastikan tiap pengguna dapat menemukan apa yang dicarinya dengan mudah. Situsnya tokopedia.com.

Pro

  • Termasuk aplikasi yang paling banyak dipakai setelah Shopee, terutama di iOS.
  • Pengunjungnya dari berbagai kalangan, tapi lebih banyak pria daripada wanita.
  • Aplikasinya mudah dipakai dan jelas.
  • Ada promosi menarik untuk pembeli, mulai dari Waktu Indonesia Belanja (WIB), cashback, sampai gratis ongkos kirim.
  • Penarikan dananya lebih cepat dan jarang bermasalah.
  • Desain tokonya lebih mudah diatur dan lebih sederhana.
  • Mengelola pesanan sangat mudah.
  • Laporan keuangannya mudah dipahami.
  • Fitur iklannya cukup mudah, dan ada Tokopedia Display Network (TDN) yang menampilkan banner, berbeda dari marketplace lain.

Kontra

  • Konsumen yang terbentuk lebih eksklusif. Baik dari sisi gender maupun kelas sosial lebih spesifik, kebanyakan kelas menengah dan menengah atas, sehingga pangsa pasarnya lebih kecil.
  • Live shopping-nya kurang diminati.

03Lazada

Lazada adalah bagian dari raksasa marketplace dunia Alibaba, dan karena itu termasuk marketplace paling populer di Asia Tenggara.

Lazada muncul sebagai tujuan belanja online terkemuka di kawasan ini, menawarkan berbagai produk mulai dari teknologi, fashion, kecantikan, hingga perlengkapan rumah tangga. Dengan sambungan yang kuat ke Alibaba, Lazada mampu menyediakan akses ke jutaan produk dari berbagai merek terkemuka di seluruh dunia.

Posisinya yang sudah mapan dalam ekosistem e-commerce menjadikannya pilihan utama bagi pembeli online di Asia Tenggara. Dukungan Alibaba sebagai induk perusahaan juga memberi kepercayaan tambahan soal kualitas dan keandalan platformnya. Situsnya lazada.co.id.

Pro

  • Termasuk aplikasi dengan pengguna cukup banyak.
  • Pengunjungnya dari berbagai kalangan, tapi lebih banyak usia dewasa.
  • Aplikasinya mudah dipakai.
  • Ada promosi menarik untuk pembeli, salah satunya gratis ongkos kirim.
  • Penarikan dananya cukup cepat.
  • Desain tokonya cukup mudah diatur.
  • Mengelola pesanan mudah.
  • Pembeli dimanjakan fitur bayar di tempat.

Kontra

  • Live shopping-nya kurang diminati.
  • Fitur iklannya cukup mudah, tapi tidak selengkap Shopee maupun Tokopedia.

04TikTok Shop

TikTok Shop hadir di Indonesia sejak masa pandemi, ketika orang banyak membuka aplikasi hiburan TikTok. Kehadirannya penuh drama setelah jadi salah satu yang paling pesat pertumbuhannya di Indonesia. Respons pemerintah tidak baik, karena dianggap melanggar aturan e-commerce yang tidak memperbolehkan media sosial merangkap sebagai platform e-commerce.

Hal itu mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat dan pihak terkait, dan memunculkan diskusi menarik soal regulasi di era digital, sementara TikTok Shop sendiri terus berkembang dengan beragam produk dan penawaran. Isu itu justru menunjukkan perlunya pembaruan aturan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumen, supaya jelas arahnya bagi platform hiburan yang mulai merambah e-commerce.

Pada 12 Desember 2023 TikTok Shop kembali bergabung dengan Tokopedia. Toko online ini sangat populer karena fitur live shopping-nya yang unggul, dan diminati generasi Z.

Pro

  • Trafik pengunjungnya datang dari pengguna TikTok, yang kebanyakan generasi Z.
  • Live shopping-nya sangat diminati.
  • Desain tokonya sangat mudah diatur.
  • Mengelola pesanan mudah.
  • Penarikan dananya cukup cepat.
  • Komisinya masih relatif lebih murah dibanding marketplace lain.
  • Fitur affiliate marketing-nya membantu penjualan.

Kontra

  • Persaingan harganya kurang sehat.
  • Usia pembelinya lebih terbatas daripada di Shopee.

Yang menarik dari TikTok Shop adalah tantangan membuat konten video dan live shopping yang menarik. Engagement yang tinggi sangat berpengaruh pada penjualan, karena konsumen TikTok Shop cenderung lebih impulsif dibanding di marketplace lain.

05Zalora

Zalora adalah marketplace fashion asal Singapura yang sangat eksklusif dalam memilih mitra penjualnya. Dengan standar yang tinggi, Zalora memastikan hanya merek dan penjual terkemuka yang boleh menjual produknya di sana, sehingga konsumen menemukan produk fashion yang berkualitas dan terpercaya.

Bagi pebisnis online, terutama pemula, ini bisa jadi tantangan, tapi sekaligus kesempatan untuk menaikkan kualitas produk dan layanan sampai memenuhi standar yang ditetapkan. Dengan begitu Zalora bukan hanya menjaga reputasinya sebagai marketplace fashion eksklusif, tapi juga memberi nilai tambah bagi konsumen yang mencari produk fashion terbaik. Situsnya zalora.co.id.

Pro

  • Pasar online yang berfokus pada produk fashion.
  • Target pasarnya di Indonesia termasuk eksklusif.
  • Memberi kesempatan besar bagi merek fashion dalam negeri untuk dikenal luas karena keunikannya.

Kontra

  • Pencairan dananya memakan waktu sangat lama, sekitar 30 sampai 40 hari.
  • Komisi marketplace-nya tinggi.

06Blibli dan Bukalapak

Selain lima marketplace di atas, Blibli dan Bukalapak juga direkomendasikan. Namun Bukalapak saat ini peminatnya sedikit, sementara pengguna Blibli mulai tertinggal dibanding lima marketplace lainnya.

Meski begitu, peluangnya masih ada di keduanya, karena ada beberapa merek yang justru besar di Blibli dibanding di Lazada atau marketplace lain. Jadi keduanya masih layak dicoba untuk memulai dan mengembangkan usaha online.

Setelah menentukan di mana kamu akan berjualan, langkah berikutnya adalah mendaftar dan menyiapkan usaha online supaya bisa menarik konsumen dan berkembang. Langkah-langkahnya ada di 20 tips sukses memulai usaha online shop untuk pemula.

Selamat memulai.

Tulisan berikutnya