12 Nama Bulan Hijriah Beserta Maknanya
Nama-nama bulan Hijriah sudah ada sebelum Islam datang, dan tiap namanya merekam satu keadaan: musim, gencatan senjata, atau kebiasaan bangsa Arab saat itu.
- Penulis
- Ustad Farhan Fauzan
- Terbit
- 20 Juni 2025
- Durasi
- 6 menit baca
Setiap suku dan bangsa memiliki perhitungan waktu dan kalender tersendiri, berdasarkan pergerakan benda angkasa, iklim, atau momen peristiwa khusus. Umat Islam juga memiliki perhitungan kalender sendiri yang disebut kalender Hijriah.
Kalender Hijriah, juga dikenal sebagai kalender Islam, adalah kalender lunar untuk menentukan hari dan acara suci umat Islam. Hal ini didasarkan pada siklus bulan. Setiap bulan diawali dengan penampakan pertama bulan sabit baru yang muncul setelah fase bulan baru.
Karena penampakan tersebut, baik penanggalan Islam maupun penanggalan lunar terdiri dari dua belas bulan yang masing-masing terdiri dari 29 atau 30 hari.
Kaitan antara kalender Hijriah dan kalender lunar merupakan aspek penting dalam keimanan Islam, dan mempunyai implikasi signifikan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Asal nama-nama bulannya
Kalender Hijriah yang digunakan oleh umat Islam dianggap banyak pakar dimulai dari awal masa hijrah Nabi dan para sahabat dari Makkah ke Yatsrib, yang sekarang dikenal sebagai Kota Madinah.
Walau identik dengan kata hijrah, nyatanya nama dan penyusunan bulan yang ada di dalam kalender Hijriah merupakan perumusan bangsa Arab yang telah ada sebelum agama Islam dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Nama-nama bulan dalam kalender Hijriah adalah warisan dari kakek moyang Nabi Muhammad, Kilab bin Murrah. Mereka menciptakan sistem penanggalan ini untuk menyatukan bangsa Arab. Penanggalan itu masih terkait dengan peristiwa besar, misalnya tahun ketika Ka’bah hampir dihancurkan oleh Abrahah dengan pasukan gajah, yang dikenal sebagai Aamul Fiil atau tahun gajah, dan bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Bagi setiap muslim, penting untuk memahami nama-nama dalam kalender Hijriah dengan sepenuh keyakinan, sebagaimana seorang anak yang memahami dan menguasai bahasa ibunya. Tidak ada larangan untuk menggunakan kalender selain kalender Hijriah, seperti kalender Masehi, namun setiap muslim sebaiknya juga mengerti penanggalan Hijriah, bahkan menjadikannya prioritas dalam menghitung waktu karena kaitannya dengan syariat ibadah yang ditentukan berdasarkan kalender Hijriah.
Dua belas bulan dan maknanya
- 01MuharramمحرمMuharram berarti yang dilarang. Disebut Muharram karena pada bulan ini seluruh bangsa Arab dilarang untuk berperang, apa pun alasannya. Tidak boleh ada pertumpahan darah pada bulan Muharram. Hukum ini terus dijaga dan aturannya senantiasa dihormati oleh segenap bangsa Arab.
- 02ShafarصفرShafar bermakna shifrun, yang terjemahannya adalah kosong. Bulan ini disebut Shafar disebabkan bangsa Arab rutin melakukan kegiatan perdagangan, perniagaan, atau peperangan pada bulan ini.
- 03Rabi’ul Awwalربىع الأولKata rabi’ berarti musim semi. Rabi’ al-Awwal mengacu pada siklus alam musim semi yang pertama.
- 04Rabi’ul Akhirربىع الأخرSelain disebut Rabi’ al-Akhir, ada juga yang menyebutnya Tsani. Tsani artinya dua. Maka Rabi’ ats-Tsani dimaknai musim semi yang kedua.
- 05Jumadil Awwalجمادى الأولJumadil berasal dari jamid, yang berarti beku atau keras. Bangsa Arab menyebut bulan ini dengan jumad disebabkan iklim pada bulan ini memiliki suhu yang panas sehingga dapat terjadi kekeringan.
- 06Jumadil Akhirجمادى الأخرJumadil Akhir bisa disebut juga Jumadil Tsaniyah. Nama bulan ini mengikuti bulan sebelumnya.
- 07RajabرجبDinamakan Rajab karena salah satu maknanya dalam bahasa Arab adalah sesuatu yang mulia. Maksudnya, bangsa Arab memuliakan dirinya dan orang lain dengan tidak berkonflik atau bahkan berperang; saling memuliakan dengan menjaga haknya untuk tidak saling membunuh. Ada juga yang mengatakan Rajab berarti melepaskan mata pisau dari tombak, sebagai simbol gencatan senjata.
- 08Sya’banشعبانAsal kata bulan ini dari syi’b yang berarti kelompok. Disebut Sya’ban karena saat memasuki bulan ini, orang-orang Arab kembali ke kelompok atau suku mereka masing-masing. Ini dilakukan untuk menyiapkan perang setelah bulan sebelumnya mereka tidak berperang.
- 09RamadhanرمضانRamadhan berasal dari kata ramadh yang berarti panas yang menyengat atau membakar. Soal menyambutnya, ada tujuh hal yang bisa disiapkan sebelum bulannya tiba. Dinamakan Ramadhan karena memang matahari pada bulan ini jauh lebih menyengat dibandingkan dengan bulan-bulan lain pada umumnya.
- 10SyawwalشوالBangsa Arab mengenal an-Nauq, yang biasanya akan hamil pada bulan ini. Mereka akan mengangkat ekornya sehingga badannya terlihat kurus. Mengangkat sayap atau ekor disebut syaala, yang merupakan asal kata nama bulan ini.
- 11Dzulqa’dahذوالقاعدةBulan ini dinamai Dzulqa’dah karena arti dari qa’ada adalah duduk atau istirahat, yaitu tidak beraktivitas. Disebut qa’ada karena pada bulan ini orang-orang Arab sedang istirahat dari berperang guna mempersiapkan bulan haji, yaitu Dzulhijjah.
- 12DzulhijjahذوالحجاةKata yang berawalan dzu bermakna memiliki atau yang punya. Maka Dzulhijjah dimaknai bulan yang punya haji, karena ibadah haji hanya dilakukan di bulan ini. Sudah menjadi tradisi dan kebiasaan sejak dulu, bangsa Arab pergi haji dan melakukan tawaf di Ka’bah di bulan Dzulhijjah.
Kenapa penanggalan ini penting
Mudah-mudahan kita dapat mengingat dan menghafal nama bulan Hijriah sebagai bagian dari identitas kita sebagai seorang muslim. Sedikitnya ada dua alasan penting kalender Hijriah bagi seorang muslim.
- 01Kalender Islam sangat penting karena dimulai dari peristiwa hijrah. Ini mengingatkan kita akan pengorbanan umat Islam untuk melestarikan agama Islam, meninggalkan segalanya saat bermigrasi dari Makkah ke Madinah.
- 02Melalui penanggalan Hijriah, Allah SWT mengajarkan kepada kita bahwa pergulatan antara kebenaran dan kejahatan bersifat abadi. Sebagai muslim, kita terus-menerus berjuang dalam pertempuran ini dengan mengorbankan kesenangan dan keinginan kita demi jalan menuju kebenaran dan jannah.