Authentic Indonesian Modeof Individual Minds

Desain · Catatan

NEVER TOO SMALL, Sajian Konten Desain Interior Minimalis dan Indah

Kanal YouTube asal Australia yang memotret hunian di bawah 50 meter persegi, dan sekarang punya majalahnya sendiri. Kenapa ruang yang kecil justru lebih menarik dilihat.

Sampul buku Never Too Small, Reimagining Small Space Living, berlatar hijau tua. Sampulnya memuat foto apartemen kecil dilihat dari atas.
Penulis
Abdurrahim
Terbit
23 Oktober 2023
Durasi
8 menit baca
Bagikan

Kesenangan mencari inspirasi desain interior kantor dan rumah membawa saya ke satu kanal YouTube: NEVER TOO SMALL. Minimalis versi mereka persis yang selama ini saya cari, dan pengikutnya sudah jutaan.

Ada baiknya memahami dulu apa yang dimaksud minimalis. Dasarnya menyederhanakan hidup dan melepas apa yang sebetulnya tidak diperlukan. Mengurangi jumlah barang membuat ruangnya lebih lega, ruang fisiknya sekaligus ruang di kepala. Ada untung lain yang jarang disebut: barang yang tidak dibeli juga tidak menghabiskan sumber daya.

Minimalisme bukan sekadar tren. Yang dicarinya keseimbangan, dan kesederhanaan cuma jalan ke sana.

Kanalnya

YouTubeNEVER TOO SMALL, re-imagining small spacesTrailer kanalnya. Cukup untuk tahu apa yang mereka kerjakan.

NEVER TOO SMALL adalah kanal YouTube asal Australia yang dimulai Colin Chee. Isinya video hunian yang sederhana tapi modern, semuanya di bawah 50 meter persegi, dan semuanya mengutamakan fungsi tanpa mengorbankan keindahannya. Sudut pengambilan gambar dan penyuntingannya membuat ruang sekecil itu terlihat lapang.

Yang paling berkesan buat saya episode kesepuluh: apartemen 35 meter persegi di Melbourne. Pemiliknya seorang arsitek, Jack Chen, dan ia merancang sendiri ruangannya jadi sangat fungsional. Justru perhatiannya pada hal-hal kecil yang membuat saya terkesan. Rupanya bukan saya sendiri: video itu sudah ditonton lebih dari tujuh juta orang.

Majalahnya

Sesudah kanalnya sukses, tim NEVER TOO SMALL menerbitkan majalah desain interior bertema Reimagining Small Space Living. Satu langkah lebih jauh daripada sekadar membagikan inspirasi lewat video.

Sampul majalah NEVER TOO SMALL edisi 06: ilustrasi pensil warna berisi perabot dan jendela yang melayang, dengan judul merah muda tulisan tangan.
Sampul salah satu edisinya.Sumber: nevertoosmall.com

Isinya hunian 30 sampai 50 meter persegi, dipilih dari yang pernah tampil di videonya, dicetak bersampul keras. Di dalamnya ada potret arsitekturnya, denah lantai yang terperinci, dan direktori yang cukup luas. Berguna bagi siapa pun yang sedang membangun, mendesain ulang, atau sekadar menata ulang ruang kecilnya.

Majalahnya bisa dibeli langsung lewat situsnya seharga 60 dolar Australia, ditambah ongkos kirim 30 dolar ke Indonesia, dan sampai dalam kurang dari empat belas hari kerja. Harga seperti itu tentu berubah; yang tercatat di sini keadaan saat tulisan ini dibuat.

Catatan pelajaran

  1. 01Sederhana bukan berarti tertinggalJustru tanda orangnya tahu apa yang benar-benar ia butuhkan, dan berani tidak mengambil sisanya.
  2. 02Sederhana tapi berkelasTidak perlu berlebihan untuk terasa pas. Beberapa merek berkelas bahkan tidak menaruh namanya di bagian depan atau belakang pakaian, melainkan di tempat yang tidak langsung terlihat. Yang dijual mutu produknya, bukan namanya.
  3. 03Arsitek memang lebih tahuRuang sekecil apa pun bisa jauh lebih indah dan berguna kalau dikerjakan tangan yang terlatih. Sekarang makin banyak anak muda membangun rumah yang rapi dengan biaya lebih murah, justru karena melibatkan arsitek sejak awal, bukan menerka-nerka tanpa konsep.
  4. 04Yang bukan arsitek pun kebagianDengan memilih dan memadukan warna serta perabot sesuai fungsinya, rumah dan kantor tetap bisa dibuat rapi dan nyaman. Hasilnya mungkin tidak sebaik pekerjaan seorang arsitek, tapi jauh lebih baik daripada kalau tidak dipikirkan sama sekali.

Less is more.

Ludwig Mies van der Rohe

Kalimat itu sudah diulang entah berapa kali sampai hampir kehilangan artinya. NEVER TOO SMALL mengembalikan artinya, lewat videonya dan sekarang lewat majalahnya.

Tulisan berikutnya