Karakteristik Makhluk Hidup
Enam ciri yang harus dipenuhi sekaligus. Api memenuhi dua di antaranya, kristal memenuhi satu, dan keduanya tetap benda mati.
- Penulis
- Abdurrahim
- Terbit
- 22 Oktober 2023
- Durasi
- 8 menit baca
Batu dan kura-kura sama-sama bisa diinjak, tapi cuma satu yang menanggapi. Perbedaan itu kelihatan sepele, padahal di situlah letak garis antara benda mati dan makhluk hidup. Biologi memberi enam ciri, dan keenamnya harus dipenuhi sekaligus.
Enam cirinya
- Tersusun dari satu sel atau lebih.
- Menanggapi rangsangan dari lingkungannya.
- Menjaga keadaan di dalam tubuhnya tetap stabil.
- Tumbuh dan berkembang.
- Berkembang biak.
- Menjalankan kimia yang rumit.
01Tersusun dari sel
Sel adalah satuan terkecil yang masih bisa disebut hidup. Ada makhluk yang seluruh tubuhnya cuma satu sel, ada yang tersusun dari puluhan triliun.
- Membran selBatas luarnya. Mengatur apa yang boleh masuk dan apa yang harus keluar.
- SitoplasmaCairan yang mengisi sel. Di sinilah semua bagian lain mengapung dan bekerja.
- Inti selMenyimpan materi genetik dan mengatur kerja seluruh sel.
- MitokondriaMengubah makanan jadi energi yang bisa dipakai sel.
- RibosomMerakit protein mengikuti petunjuk yang dikirim inti sel.
- Retikulum endoplasmaJalur angkut di dalam sel. Yang permukaannya berbintik ribosom mengurus protein.
- Badan GolgiMembungkus hasil olahan dan mengirimkannya ke tujuannya.
Yang menarik dari sel: bentuknya mengikuti tugasnya. Sel daun menyimpan klorofil untuk menangkap cahaya. Sel otot memanjang supaya bisa memendek dan menarik. Sel saraf berjuluran jauh supaya sinyal dari ujung kaki sampai ke otak tanpa harus dioper berkali-kali.
Sel juga bisa membelah diri. Dari situlah tubuh bertambah besar dan luka menutup: bukan sel yang membesar tanpa batas, melainkan sel yang menggandakan dirinya.
02Menanggapi rangsangan
Injak batu, tidak ada apa pun yang terjadi pada batunya. Injak kura-kura, ia menarik kaki ke dalam tempurung atau menyingkir. Yang membedakan keduanya bukan bisa atau tidaknya disentuh, melainkan ada atau tidaknya yang menanggapi sentuhan itu.
Tanggapannya tidak selalu berupa gerakan yang langsung kelihatan. Akar tumbuhan membelok ke arah air, dan itu tanggapan yang memakan waktu berhari-hari. Kulit yang kena matahari menggelap, dan itu tanggapan berupa reaksi kimia. Yang menyatukan semuanya satu: ada yang berubah di luar, ada yang menyesuaikan di dalam.
03Menjaga keadaan dalam tetap stabil
Suhu tubuh manusia bertahan di sekitar 37 derajat, entah orangnya sedang di puncak gunung atau di tengah Surabaya. Itu bukan kebetulan, melainkan hasil kerja yang tidak pernah berhenti. Namanya homeostasis.
Pengaturnya hipotalamus di otak. Ia menerima laporan suhu dari seluruh tubuh, lalu memerintahkan tanggapan yang sesuai: pembuluh darah di kulit menyempit supaya panas tidak lolos, otot menggigil supaya panas terbentuk, atau keringat keluar supaya panas terbawa menguap.
Yang dijaga bukan cuma suhu. Kadar air, keasaman darah, dan kadar gula sama-sama punya rentang sempit yang harus dipertahankan. Keluar dari rentang itu terlalu jauh dan terlalu lama, selnya rusak.
04Tumbuh dan berkembang
Dua hal yang sering dikira satu. Tumbuh artinya bertambah besar. Berkembang artinya berubah bentuk dan berubah tugas. Keduanya biasanya berjalan bersamaan, tapi tidak sama.
Sebutir gabah berkecambah jadi akar, lalu tunas, lalu batang yang makin kokoh, lalu daun yang menangkap cahaya, dan akhirnya malai yang berisi butiran baru. Yang berubah bukan cuma ukurannya: ada bagian yang tadinya memang belum ada.
Pada berudu perubahannya lebih kentara lagi. Ia mulai dengan ekor dan insang, hidup sepenuhnya di air. Beberapa minggu kemudian kaki tumbuh, insang hilang, paru-paru terbentuk, dan ekornya diserap habis. Yang keluar dari air praktis hewan yang berbeda dari yang masuk.
05Berkembang biak
Tidak ada makhluk hidup yang abadi, jadi kelangsungan satu jenis bergantung sepenuhnya pada keturunannya.
Ada dua caranya. Yang seksual menggabungkan materi genetik dari dua induk, sehingga anaknya tidak sama persis dengan keduanya. Yang aseksual tidak perlu pasangan sama sekali: bakteri membelah diri, tumbuhan menumbuhkan tunas, jamur melepas spora, dan yang lahir salinan induknya.
Bedanya bukan cuma soal cara. Aseksual jauh lebih cepat dan hemat, dan itu menguntungkan selama keadaannya tidak berubah. Seksual lebih repot, tapi menghasilkan keragaman, dan keragaman itulah yang menyelamatkan satu jenis ketika keadaannya berubah. Kalau semua individu identik, satu penyakit yang kebetulan cocok bisa menghabiskan semuanya sekaligus.
06Menjalankan kimia yang rumit
Ciri terakhir yang paling mudah dilewatkan. Tubuh makhluk hidup tersusun dari molekul yang jauh lebih rumit daripada molekul benda mati, dan molekul-molekul itu mengerjakan sesuatu.
Contohnya DNA: satu untai yang menyimpan petunjuk lengkap untuk membangun seluruh tubuh, tersusun dari empat huruf yang berulang dalam urutan tertentu. Contoh lain enzim, molekul yang membuat reaksi kimia berjalan pada suhu tubuh, padahal di luar tubuh reaksi yang sama butuh panas atau tekanan tinggi.
Kerumitan itu bukan hiasan. Justru di situ letak bedanya dengan batu: batu juga tersusun dari molekul, tapi molekulnya tidak sedang mengerjakan apa-apa.
Keenamnya harus ada sekaligus, dan itu yang membuat daftarnya berguna. Api membesar dan memakan bahan bakarnya, tapi ia tidak tersusun dari sel dan tidak menjaga apa pun di dalam dirinya. Kristal garam tumbuh rapi mengikuti pola, tapi ia tidak berkembang biak dan tidak menanggapi apa pun. Yang lolos keenam-enamnya, itulah yang kita sebut hidup.