7 Bahaya yang Disebabkan Timbal
Bensin bertimbal sudah lama dihapus. Tapi timbalnya tidak ikut hilang. Ia menetap di tanah, di cat lama, dan di aki bekas yang dilebur di permukiman.
- Penulis
- Abdurrahim
- Terbit
- 20 Januari 2025
- Durasi
- 12 menit baca
Dulu orang cemas menghirup asap knalpot karena bensinnya bertimbal. Kecemasan itu wajar pada zamannya, dan sekarang sudah lewat: Indonesia menghapus bensin bertimbal bertahap sampai pertengahan 2000-an, dan negara terakhir di dunia yang masih menjualnya berhenti pada 2021.
Timbalnya sendiri tidak ikut berhenti. Ia logam, tidak terurai, tidak menguap hilang. Timbal yang keluar dari knalpot selama puluhan tahun mengendap di tanah pinggir jalan dan tinggal di situ. Jadi pertanyaannya berubah: bukan lagi dari knalpot, melainkan dari mana sekarang.
Timbal itu apa
Timbal unsur kimia, lambangnya Pb, nomor atomnya 82. Ia logam berat yang lunak, berwarna abu-abu kebiruan, dan meleleh di suhu yang rendah untuk ukuran logam, sekitar 327 derajat Celsius, jauh di bawah besi yang butuh 1.538 derajat. Justru karena itu ia gampang dilebur dengan alat sederhana, dan justru itu pula yang jadi masalahnya.
Di alam ia jarang ditemukan murni. Bentuk yang paling banyak ditambang timbal sulfida, yang batunya disebut galena. Timbal sendiri bukan bagian dari "kelompok sulfida". Sulfidanya bijih tempat ia diambil, bukan golongan unsurnya.
Satu catatan bahasa yang sering menyesatkan: timbal kadang disebut timah hitam, sementara timah yang biasa dipakai menyolder itu timah putih, unsur yang sama sekali berbeda, lambangnya Sn. Jadi "cat berbasis timah" dan "cat berbasis timbal" bukan hal yang sama, dan yang berbahaya yang kedua.
Tujuh hal yang mungkin belum diketahui
- 01Tidak ada kadar yang amanWHO tidak menetapkan ambang di bawah mana timbal dianggap tidak berefek. Adanya cuma ambang untuk mulai bertindak, dan ambang itu sudah beberapa kali diturunkan seiring penelitian menemukan efek pada kadar yang dulu dikira aman.
- 02Ia menumpuk, bukan lewatTimbal yang masuk tidak seluruhnya dibuang. Sebagian disimpan di tulang, dan bisa tinggal di sana puluhan tahun. Artinya paparan hari ini bukan urusan hari ini saja.
- 03Sumbernya berpindah, tidak hilangSejak bensin bertimbal dihapus, sumber terbesarnya berganti: cat lama yang mengelupas, tanah yang sudah telanjur tercemar, pipa dan solder lama, keramik berglasir, sebagian kosmetik dan obat tradisional, dan peleburan aki bekas.
- 04Yang paling sering terpapar justru anak-anakAnak menyerap timbal jauh lebih banyak daripada orang dewasa dari jumlah yang sama, dan tangannya lebih sering masuk mulut. Otaknya juga sedang dibangun, jadi kerusakannya tidak cuma lebih besar tapi lebih permanen.
- 05Debu lebih sering jadi jalannya daripada makananCat lama yang mengelupas jadi serpihan, serpihan jadi debu, debu menempel di lantai dan mainan. Jalan itu lebih sepi daripada yang dibayangkan orang, dan justru karena sepi ia jarang dicurigai.
- 06Gejalanya tidak khasTidak ada tanda yang langsung menunjuk timbal. Gejalanya lesu, nafsu makan turun, sakit perut, sulit berkonsentrasi. Semuanya bisa dikira seratus hal lain. Kepastiannya cuma dari tes darah.
- 07Kerusakannya tidak bisa dikembalikanPengobatan bisa menurunkan kadar timbal dalam darah, tapi tidak mengembalikan perkembangan otak yang telanjur terganggu. Itu sebabnya seluruh penanganannya bertumpu pada pencegahan, bukan penyembuhan.
01Skizofrenia
Peneliti di Columbia Mailman School of Public Health menemukan kaitan antara paparan timbal sebelum lahir dan naiknya risiko skizofrenia di kemudian hari. Mekanismenya masuk akal: timbal mengganggu kerja sistem saraf, dan otak yang sedang dibentuk paling rentan terhadap gangguan itu.
Tapi kaitan bukan sebab. Skizofrenia gangguan yang faktornya banyak dan saling menumpuk: riwayat keluarga, tekanan hidup, dan hal lain yang sebagiannya belum dimengerti. Timbal satu di antaranya, bukan penjelasannya.
02Disfungsi ereksi
Sebuah penelitian di Konya Training and Research Hospital, Turki menemukan bahwa paparan timbal menahun berkaitan dengan meningkatnya kemungkinan disfungsi ereksi. Jalannya lewat pembuluh darah dan saraf, dua hal yang memang diganggu timbal, dan dua hal yang memang menentukan fungsi itu.
Penelitiannya pada pekerja dengan paparan kerja, bukan pada orang kebanyakan. Jadi yang terbaca dari sini bukan "timbal menyebabkan disfungsi ereksi pada siapa saja", melainkan bahwa paparan menahun punya akibat yang jangkauannya lebih luas daripada yang biasa disebut.
03Kehamilan
Ini yang paling tidak terduga. Timbal yang tersimpan di tulang bisa diam puluhan tahun tanpa terasa, lalu keluar lagi ketika tubuh menarik kalsium dari tulang, dan itu persis yang terjadi selama hamil dan menyusui.
Akibatnya paparan yang terjadi waktu seseorang masih kecil bisa sampai ke janinnya bertahun-tahun kemudian. Kaitannya dengan anemia, tekanan darah naik, berat lahir rendah, dan terhambatnya perkembangan. Jarak waktu sepanjang itu yang membuatnya sulit dilacak: sebabnya sudah lewat puluhan tahun sebelum akibatnya kelihatan.
04Ginjal dan tekanan darah
Pada orang dewasa, inilah kerusakan yang paling banyak buktinya, dan anehnya paling jarang disebut. Timbal merusak ginjal secara perlahan dan menaikkan tekanan darah, dan keduanya berjalan tanpa gejala sampai sudah jauh.
Berbeda dari yang lain di daftar ini, yang ini tidak butuh paparan besar sekaligus. Kadar yang dulu digolongkan rendah pun sudah dikaitkan dengan naiknya tekanan darah. Karena tidak dramatis, ia jarang jadi berita, padahal justru ini yang paling mungkin kena banyak orang.
05Peleburan aki bekas
Untuk pembaca di Indonesia, ini yang paling dekat. Aki kendaraan isinya pelat timbal, dan timbal laku dijual. Jadi aki bekas dibongkar dan dilebur, sebagian di pabrik yang berizin, sebagian lagi di belakang rumah, dengan tungku terbuka, tanpa cerobong, di tengah permukiman.
Timbal meleleh di 327 derajat, suhu yang bisa dicapai tungku sederhana. Itu yang membuat peleburan rumahan mungkin, dan itu juga yang membuat asap dan abunya jatuh ke halaman, ke tanah, ke atap, lalu ke tangan anak-anak yang bermain di situ. UNICEF dan Pure Earth mencatat kegiatan ini sebagai salah satu sumber pencemaran timbal terbesar di negara berpendapatan menengah, Indonesia termasuk.
YouTubeLead Pollution is Poisoning Children in BangladeshUNICEF. Kasusnya di Bangladesh, tapi yang direkam persis kegiatan yang sama: aki bekas dilebur di tengah permukiman, dan anak-anak yang menanggungnya.06Mainan, keramik, dan makanan
Cat pada mainan dan perhiasan murah pernah berkali-kali ditemukan mengandung timbal. Yang paling sering jadi contoh kejadian di Oregon pada 2003, ketika seorang anak menelan liontin logam dari mesin penjual otomatis.
Lebih mengganggu lagi jalan yang tidak kelihatan. Di Chili pada 1996, batu penggiling di sebuah pabrik tepung ternyata dilapisi timbal. Anak-anak yang waktu itu di bawah enam tahun, sepuluh tahun kemudian terukur IQ-nya lebih rendah. Tidak ada yang merasa keracunan; yang ada cuma tepung.
Keramik berglasir yang dibakar kurang sempurna bisa melepas timbal ke makanan asam, dan itu berlaku juga untuk sebagian tembikar dan gelas hias yang dijual sebagai barang kerajinan.
07Hewan, dan daging buruan
Kucing bisa keracunan timbal, dan gejalanya sulit dikenali: nafsu makan hilang, muntah, lemah, perilaku berubah. Tinjauan Lead toxicosis in cats mengumpulkan puluhan kasus dari rentang waktu berpuluh tahun, sedikit, tapi cukup untuk menunjukkan bahwa jalan masuknya ada.
Untuk manusia, jalannya lewat peluru. Peluru timbal pecah jadi serpihan halus waktu mengenai tubuh hewan, dan serpihan itu tersebar jauh dari lubangnya. Di Greenland ditemukan kaitan antara seberapa sering orang makan burung buruan dan kadar timbal dalam darahnya.
Yang ini saya sebut apa adanya: relevansinya di Indonesia kecil, karena berburu dengan peluru timbal bukan kebiasaan yang luas di sini. Saya tetap menuliskannya karena ia menunjukkan pola yang sama dengan lima nomor sebelumnya, timbal masuk lewat jalan yang tidak dicurigai siapa pun.
+Soal Beethoven
Lama beredar dugaan bahwa Beethoven mati keracunan timbal, dan dugaan itu bertumpu pada analisis sehelai rambut yang disimpan turun-temurun. Pada 2023 sebuah penelitian genom memeriksa rambut-rambut yang selama ini dianggap miliknya, dan menemukan bahwa helai yang paling sering dipakai analisis timbal itu ternyata rambut seorang perempuan.
Jadi dasar dugaan lamanya runtuh. Yang menarik, pemeriksaan pada helai yang memang terbukti miliknya justru menemukan kadar timbal yang sangat tinggi, jauh di atas orang biasa. Penelitian yang sama juga menemukan jejak hepatitis B dan kecenderungan genetik ke penyakit hati.
Yang paling mungkin: timbal memperberat sakitnya, bukan seorang diri membunuhnya. Saya menaruh bagian ini terakhir dan tidak menghitungnya sebagai bahaya, karena ia cerita, bukan peringatan.
Yang bisa dikerjakan
- Kalau rumahnya dibangun sebelum 1990-an dan catnya mengelupas, jangan diamplas kering. Mengamplas mengubah cat jadi debu, dan debu itu yang paling gampang terhirup dan tertelan.
- Cuci tangan anak sebelum makan, dan pel lantai dengan kain basah, bukan disapu. Menyapu menerbangkan debunya.
- Jangan tinggal berdekatan dengan peleburan aki, dan jangan membiarkan anak bermain di tanah di sekitarnya.
- Untuk makanan asam, hindari wadah keramik berglasir yang tidak jelas asalnya.
- Kalau ada alasan kuat untuk curiga, misalnya bekerja di tempat berisiko atau tinggal dekat peleburan, yang menjawab cuma tes darah, bukan gejala.